RF

Misi Besar Babe Haikal dan BPJPH Dorong Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia

12 Des 2025  |  217x | Ditulis oleh : Admin
Babe Haikal

Indonesia tengah berada pada momentum penting dalam pengembangan industri halal global. Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan masyarakat dunia terhadap produk halal terus meningkat, tidak hanya dari negara mayoritas Muslim, tetapi juga dari negara-negara Barat yang mulai menyadari besarnya potensi pasar ini. Di tengah perkembangan besar tersebut, kehadiran sosok Babe Haikal atau yang lebih dikenal sebagai Haikal Hassan sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menjadi salah satu energi baru bagi transformasi besar ekosistem halal Indonesia.

babe haikal menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar halal terbesar, tetapi juga harus mampu tampil sebagai produsen, trendsetter, dan pusat sertifikasi halal dunia. Sejak hari pertama dilantik, ia langsung menekankan pentingnya langkah cepat, kolaboratif, dan terukur dalam memperkuat ekosistem halal nasional. Pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta lembaga pengawasan harus bersinergi dalam mendorong Indonesia menjadi negara rujukan dalam sertifikasi halal internasional. Upaya ini menjadi semakin relevan mengingat target wajib halal yang akan berlaku penuh dalam beberapa tahun ke depan.

Di bawah kepemimpinannya, BPJPH semakin memperketat proses sertifikasi sekaligus memperluas cakupan industri yang diberi fasilitas percepatan. Tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga kosmetik, obat-obatan, fesyen, bahkan sektor pariwisata halal kini menjadi perhatian utama. Menurutnya, Indonesia sudah memiliki reputasi baik dalam standar halal global dan tinggal selangkah lagi untuk memimpin peta halal internasional. Babe Haikal juga berulang kali menekankan pentingnya sosialisasi agar masyarakat dan pelaku usaha benar-benar memahami kewajiban halal sebagai kebutuhan, bukan sekadar aturan administratif.

Berbagai gebrakan baru mulai terlihat dari kinerja BPJPH. Salah satunya adalah memperkuat layanan sertifikasi halal berbasis digital untuk memangkas proses birokrasi yang selama ini dianggap rumit oleh sebagian pelaku usaha. Dengan sistem terintegrasi, pelaku UMKM kini dapat mengajukan sertifikasi secara lebih cepat, sederhana, dan transparan. Langkah ini sejalan dengan tujuan besar pemerintah untuk menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi halal Indonesia. Dalam sejumlah kesempatan, Babe Haikal menyebut UMKM sebagai tulang punggung yang harus disiapkan untuk bersaing di pasar halal global yang nilainya mencapai lebih dari Rp21.000 triliun.

Selain itu, BPJPH juga aktif melakukan kerja sama internasional demi memperluas pengakuan sertifikasi halal Indonesia di luar negeri. Keterlibatan Babe Haikal dalam forum global seperti Kazan Forum serta pertemuan dengan lembaga-lembaga halal internasional membuktikan bahwa Indonesia semakin diakui sebagai pemain utama. Ia mengatakan bahwa salah satu tujuan penting diplomasi halal Indonesia adalah memperkuat kesetaraan standar, sehingga produk Indonesia dapat diterima di lebih banyak negara tanpa hambatan regulasi.

Dukungan untuk industri halal juga diperkuat melalui pengawasan yang lebih ketat terhadap produk yang beredar. Namun, pengawasan ini tidak dilakukan untuk menekan pelaku usaha, melainkan untuk memberikan kepastian kepada konsumen. Beberapa waktu lalu, BPJPH bahkan mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang sigap menarik produk terkontaminasi dari pasaran. Menurut Babe Haikal, tindakan korektif dan transparan dari pelaku industri merupakan cerminan kematangan dalam menjaga integritas halal. BPJPH pun memastikan bahwa semua proses pengawasan dilakukan sesuai regulasi, objektif, dan mengedepankan edukasi.

Tidak hanya fokus pada industri, Babe Haikal juga menaruh perhatian besar pada sumber daya manusia di bidang halal. Ia menggencarkan program pelatihan dan sertifikasi bagi auditor halal serta mendorong lahirnya lebih banyak “halal expert” muda yang kompeten dan tersertifikasi. Menurutnya, masa depan ekonomi halal tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga oleh kualitas SDM yang memahami detail standar halal hingga ke tingkat teknis.

Ia pun beberapa kali mengingatkan bahwa Indonesia memiliki modal besar: jumlah penduduk Muslim terbesar dunia, kekayaan bahan baku, serta kekuatan budaya dan kuliner yang bisa didorong menjadi produk halal premium. Dengan strategi yang tepat, Indonesia bukan hanya bisa mengejar Malaysia dan negara-negara Timur Tengah, tetapi bahkan melampauinya dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Kini, publik melihat BPJPH berada pada fase transformasi penting. Kelembagaan semakin kuat, sosialisasi semakin masif, teknologi sistem semakin maju, dan diplomasi halal semakin proaktif. Semua ini menjadi pondasi kuat bagi Indonesia untuk benar-benar mencapai cita-cita menjadi pusat halal dunia. Masyarakat pun mulai merasakan perubahan nyata, terutama pada kemudahan layanan dan keterbukaan informasi terkait sertifikasi halal.

haikal hassan menutup banyak pernyataannya dengan optimisme bahwa Indonesia akan memasuki babak baru ekonomi halal. Ia meyakini bahwa gerakan tertib halal tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga membuka jalan besar bagi kebangkitan industri lokal agar dapat bersaing di level internasional. Dengan visi besar yang ia bawa, Indonesia kini benar-benar berada pada jalur yang tepat menuju panggung halal global.

Baca Juga: